Wednesday, 28 February 2018

Mobile Legend VS VainGlory VS AOV, Mana yang Terbaik?
Mobile Legend VS VainGlory VS AOV, Mana yang Terbaik?

Game Multiplayer Online Battle Arena atau biasa disingkat 'MOBA' sekarang menjamur di smartphone. Beberapa judul, seperti Mobile Legends, Arena of Valor, dan Vainglory menjadi andalan para gamer mobile di Indonesia.

Begitu terkenal dan memiliki masing-masing linier fanbase yang berbeda antara game MOBA, sampai-sampai fans sesama 'sikut-sikutan' juga lho. Apa perbedaan antara ketiga game tersebut?

Perbedaan Mobile Legends, AoV dan Vainglory

Sebelum masuk ke perbedaan antara Mobile Legends, AoV dan Vainglory, ada baiknya Anda membaca terlebih dahulu latar belakang setiap game. Mari dengarkan langsung!

Mobile Legends


Game buatan Moonton di Indonesia bisa dibilang memiliki basis penggemar terbesar di antara dua rival lainnya. Banyak yang belum tahu, sebelum mengganti namanya menjadi Mobile Legends: Bang Bang, game ini sebelumnya diberi nama Magic Rush: Heroes Mobile, Legends: 5v5 MOBA.

Game Legends Mobile sendiri diterbitkan oleh Moonton pada 11 Juli 2016 untuk Android dan 9 November 2016 untuk iOS. Sejak saat itu, game ini langsung mencuri perhatian gamer mobile.

Arena of Valor


Memiliki nama yang berbeda di setiap wilayah, dan di Indonesia disebut Mobile Arena, akhirnya penerbitnya, Tencent Games menyandikan namanya di seluruh dunia ke Arena of Valor atau biasa disingkat AoV.
Game ini sendiri mencuri perhatian para pemain di Indonesia karena memiliki pahlawan yang diadaptasi dari komik DC, seperti Batman, Superman, Joker, dan Wonder Woman. Game ini sendiri dirilis pada 26 November 2015 dan dinobatkan sebagai game terpopuler di tahun 2017 oleh Google Play.

Pada bulan September 2017, Nintendo akhirnya tertarik dan secara resmi mengumumkan membawa Arena Valor ke konsol Nintendo Switch juga. Hal ini dilakukan agar game AoV bisa dimainkan dimana saja dan kapan saja.

Vainglory


Dirilis pada November 2014, game ini pertama kali ditujukan untuk perangkat iPad. Akhirnya, pada bulan Juli 2015 dirilis versi Android dan akhirnya masuk ke smartphone. Saat pertama kali diperkenalkan pada saat diperkenalkannya iPhone 6, game ini langsung disambut dengan antusias pengunjung.

Tidak mengherankan mendapat respon positif dari gamer, karena pendiri Super Evil Megacorp Vabela adalah veteran Rockstar, Riot, Blizzard and Insomniac.

Setelah bertahun-tahun mempertahankan gaya satu baris dengan 3v3, akhirnya baru-baru ini Vainglory memiliki mode line 3v 5v5 yang sama dengan game MOBA saingan lainnya.

Bedanya Mobile Legends, AoV dan Vainglory

Setelah sedikit pengantar tentang ketiga game tersebut, kali ini mari kita bahas tentang perbedaan Mobile Legends, AoV dan Vainglory. Ayo lihat!

1. Maps


Tidak ada perbedaan mencolok antara Maps dari masing-masing game di atas. Namun, semuanya memiliki karakteristik tersendiri di masing-masing Maps, seperti lokasi creep jungle dan creep buff. Nama masing-masing Maps juga berbeda, seperti Sovereign's Rise for Wainglory, Land Of Dawn untuk Mobile Legends, dan Antaris untuk Arena of Valor.

2. Kontrol


Jika Mobile Legends dan AoV keduanya memiliki analog virtual yang membuat mereka lebih mudah dimainkan, mereka sangat berbeda dengan Vainglory yang memiliki sistem keran. Tentunya tekan kontrol harus memprioritaskan ketepatan saat bermain dan smartphone dengan layar lebih besar akan lebih diuntungkan.

3. Sistem Beli Item


Anda tidak bisa sembarangan membeli barang dimanapun pahlawan Anda saat bermain di Vainglory. Tidak seperti Mobile Legends dan AoV, Anda diminta untuk membeli barang di pangkalan atau di toko hutan di kedua sisi hutan.

4. Atribut


Dalam game Mobile Legends dan AoV, ada sebuah sistem yang disebut atribut di mana Anda dapat meningkatkan atribut dasar dari pahlawan yang akan Anda gunakan. Jika di AoV disebut Arcana, dan Mobile Legends sendiri disebut Emblem. Di Vainglory sendiri ada yang disebut Bakat, tapi hanya bisa digunakan dalam mode Brawl saja, seperti Blitz dan Battle Royale.

5. 'Big Monster'


Bedanya juga terletak pada masing-masing 'Big Monster' yang akan memberi pertolongan kepada basis musuh, buff, atau uang untuk membeli barang. Di Vainglory sendiri ada dua 'Big Monster', Blackclaw yang akan membantu menghancurkan menara dan Ghostwing yang akan memberi buff.

Di ML sendiri ada Tuhan yang membantu menghancurkan menara musuh dan Turlte yang akan memberi uang. Dan di AoV ada Naga Abyssal yang akan memberi Anda uang dan Dark Slayer yang akan memberi buff pada masing-masing hero.

Kesimpulan

Nah, itulah beberapa perbedaan yang bisa kita temukan dari game Mobile Legends, AoV dan Vainglory. Setiap judul pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dan tentunya hak setiap pemain untuk memilih bermain game mana. Tapi, menurut Anda, mana permainan terbaik? Tulis di bidang komentar ya!

Sunday, 25 February 2018

7 Aplikasi Android Super Boros Kuota
7 Aplikasi Android Super Boros Kuota


Pengguna smartphone atau gadget Android Anda pasti dimanjakan dengan jutaan aplikasi yang tersedia dengan fungsionalitas dan kegunaan masing-masing. Tapi dari berbagai manfaat yang ada, tak sedikit aplikasi yang bahkan 'menyiksa' Anda.

Tahukah Anda bahwa ada begitu banyak aplikasi yang menyedot kuota data internet Anda begitu cepat alias kuota boros? Berikut adalah 7 aplikasi kuota yang boros pada hasil penelitian Android C-net.

Seringkali merasa kuota cepat habis saat pola smartphone Anda menggunakan normal-normal aja? Mungkin itu bukan pola yang salah, tapi karena aplikasi kuota memang mewah seperti sepuluh aplikasi di bawah ini:

1. Facebook

Siapa yang tidak tahu aplikasi pembuatan Mark Zuckerberg ini? Hampir semua orang yang tahu internet pasti punya akun Facebook. Lalu apakah Anda menyadari jika aplikasi jejaring sosial ini adalah salah satu yang paling boros?
Fitur terbaru dari inovasi Facebook justru menjadikannya salah satu aplikasi Android yang paling boros. Contohnya adalah video putar otomatis di umpan alias beranda Anda. Sebuah fitur yang memungkinkan video auto-rotating tanpa Anda mengkliknya pasti akan membuat kuota kita lebih mudah mengisap.

2. Instagram

Aplikasi satu ini tentunya salah satu media sosial terpopuler saat ini. Terbukti dengan jumlah pengguna aktif yang hampir menyentuh 50 juta di Indonesia. Angka itu pasti termasuk akun Instagram Anda, kan?
Fitur Instagram yang terus berkembang, setelah awalnya hanya berupa aplikasi upload foto, kini membuat aplikasi yang satu ini membutuhkan data internet yang cukup besar. Seperti Facebook, fitur yang memungkinkan video diputar secara otomatis juga menjadikannya salah satu faktor yang membuat aplikasi ini boros.

3. Netflix

Aplikasi ini jadi salah satu favorit dan harus dimiliki oleh pecinta film dan serial TV. Meski banyak memilih akses Netflix menggunakan WiFi alias internet gratis, situasi tertentu terkadang memaksa kita untuk menonton meski tidak ada WiFi. Jelas, ini akan menyedot kuota Anda dengan cepat.

4. Snapchat

Aplikasi yang sejak dimulainya ini dimaksudkan untuk fitur Snap alias upload video pendek akan membutuhkan sejumlah besar data. Dengan penambahan fitur baru di setiap update, Snapchat pastinya merupakan salah satu kuota aplikasi Android yang paling mewah.

5.Spotify

Salah satu aplikasi streaming musik paling populer ternyata berada di kelas aplikasi yang bisa membuat Anda membanjiri Anda. Ya, Spotify dengan fitur-fiturnya yang memungkinkan Anda mendengar musik dengan kualitas terbaik sebenarnya juga membutuhkan kuota dalam jumlah besar.

6. Twitter

Seperti Facebook dan Instagram, Twitter juga menjadi salah satu jejaring sosial tertua yang populer dan banyak digunakan penggemar socmed. Fitur autoplay untuk live streaming jadi salah satu faktor terbesar dalam mengisap data anda.

7. YouTube

Anda pasti bisa menebak mengapa aplikasi yang satu ini adalah salah satu aplikasi kuota yang boros, bukan? Berisi semua video yang Anda butuhkan dan ingin Anda tonton, mengakses YouTube akan memerlukan kuota dalam jumlah besar. Karena itu, banyak yang memilih mengakses aplikasi ini hanya jika terhubung dengan WiFi.

Itulah sepuluh aplikasi kuota yang paling boros, namun masih banyak digunakan pengguna Android. Anda juga termasuk salah satu pengguna aplikasi diatas? Jika ya, bagaimana cara mengatasi kuota Anda yang hemat? Kirimkan melalui kolom komentar ya.

Monday, 19 February 2018

3 Cara Ampuh untuk Mencegah Baterai Smartphone Hancur
3 Cara Ampuh untuk Mencegah Baterai Smartphone Hancur


Masalah baterai pada smartphone hingga saat ini masih menjadi salah satu isu yang paling rumit. Meski mayoritas smartphone kini sudah dilengkapi dengan baterai besar, namun masih banyak keluhan dan permasalahan yang dialami pengguna smartphone seputar baterai.

Masalah seputar baterai yang boros, baterai mudah terjatuh, baterai berlemak sampai baterai meledak sepertinya masih sering terdengar. Ada beberapa penyebab masalah baterai, salah satunya adalah perilaku pengguna smartphone itu sendiri. Untuk itu, kali ini Jaka akan memberikan tip bagaimana cara mencegah baterai smartphone agar tidak rusak.

Ingin baterai smartphone Anda tahan lama dan tahan lama? Dan tentu tidak akan rusak sampai kapanpun? Disini Jaka memberikan langkah tepat untuk mencegah baterai smartphone rusak:

1. Gunakan Aplikasi "Battery Full Notification"


Pertama, jelajahi Play Store atau App Store. Kemudian cari aplikasi yang disebut "Battery Full Notification". Jangan ragu untuk install langsung karena aplikasi ini bisa anda dapatkan secara gratis alias gratis.

Aplikasi ini digunakan saat kita mengisi baterai smartphone. Saat baterai terisi penuh, aplikasi ini akan memberi peringatan dan akan memunculkan notifikasi. Dengan adanya notifikasi tersebut, kita tidak akan lagi lupa mencabut charger dari smartphone.

2. Aktifkan Notifikasi


Setelah menginstal aplikasi di smartphone Anda, langkah selanjutnya adalah mengaktifkan notifikasi dan mengaturnya sesuai selera Anda. Anda bisa memilih nada dering, getar, untuk mengatur volume sesuai kebutuhan Anda sehingga notifikasi masuk saat baterai Anda penuh bisa didengar dengan jelas.

3. Baterai Anti-Smashed Smartphone


Setelah semua diaktifkan sesuai kebutuhan, maka Anda bisa mengisi smartphone smartphone Anda dengan tenang. Tak perlu khawatir terjawab karena segera saat baterai sudah penuh. Segera akan muncul notifikasi agar anda bisa menyelesaikan proses charging. Akibatnya, smartphone Anda aman dari risiko rusak.

Akhir kata
Begitulah cara mencegah agar baterai smartphone Anda tidak rusak. Namun, penggunaan smartphone biasa juga menentukan masa pakai baterai Anda. Kiat di atas akan membantu Anda mempertahankan masa pakai baterai ponsel cerdas Anda. Semoga berhasil!